spacer.png, 0 kB
Home
Main Menu
Home
Etalase
Moloku Kie Raha
Majangpolis
Ragam
Opini
Ekonomi
Internasional
Polmas
Hiburan
Hukum dan Kriminal
Lokal Sport
Manca Sport
SMS Pembaca
Malut Weekend
Malut Trend
Torang pe Rumah
Beranda Perempuan
Sastra & Budaya
Kinarya
Forum Kampus
De' Skul
Plesir
Pojok
TERNATE – warga kayu kelurahan Kayu Merah khususnya yang berdomisili di RT 04 dan 05, Rw 002, meradang, pasalnya air PDAM yang biasanya mengalir dengan lancar sudah sekitar empat minggu mampet.
 
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Gerhana Bulan Warnai Malam Tahun Baru PDF Print E-mail
Wednesday, 30 December 2009

Waspadai Ombak Besar di Perairan Halmahera

JAKARTA - Gerhana bulan akan mewarnai pergantian tahun 2010 yang akan terjadi pada Jumat (1/1/10) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, gerhana itu juga diperkirakan dapat memicu terjadinya ombak besar. "Karena itu, bagi masyarakat yang akan merayakan tahun baru di pantai agar berhati-hati dan waspada," ujar juru bicara BMKG Edison Gurning di Jakarta kemarin (29/12).
     
Gerhana bulan pada 1 Januari 2010 merupakan gerhana bulan sebagian (parsial) yang bisa disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Gerhana berawal pada pukul 00:17 WIB saat bulan mulai memasuki penumbra bumi (kontak awal penumbra). Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 02:24 WIB ketika delapan persen permukaan bulan tertutupi umbra bumi. Sehingga bulan nampak gelap sebagian.
     
Berangsur-angsur bagian gelap ini mulai menyusut dan berakhir ketika bulan sepenuhnya meninggalkan umbra bumi pada 02:53 WIB (kontak akhir umbra. "Ketika itu bulan akan nampak bundar penuh kembali sebagai purnama," tegas Edison.
          
Gerhana sendiri berakhir pada 04:28 WIB ketika bulan sudah meninggalkan penumbra Bumi (kontak akhir penumbra). Secara keseluruhan gerhana berlangsung selama 4 jam 11 menit 3 detik, namun bagian umbranya hanya berlangsung selama 59 menit 58 detik. "Gerhana Bulan tersebut tidak terlalu besar. Bulatan bulan yang tertutup bayangan bumi hanya sekitar tujuh persen," ujarnya.
           
BMKG juga memprediksikan, akan terjadi gelombang tinggi antara tanggal 29 Desember 2009 hingga awal pergantian tahun 2010. Karenanya, masyarakat yang akan menyaksikan gerhana bulan di daerah pantai diminta berhati-hati terhadap peluang munculnya ombak besar. "Bila membutuhkan informasi bisa mengakses situs BMKG secara gratis atau menghubungi kantor kami di daerah," tegas dia.
           
Gelombang laut ini berkisar antara 1,25 meter hingga 3 meter diantaranya di Laut Sulu, Laut Natuna, Perairan di seluruh wilayah Kalimantan, Selat Karimata, Perairan Jambi dan Riau. Ada juga di Selat Malaka bagian barat laut, Laut Andaman, Perairan Barat Aceh dan Samudera Hindia Barat Aceh. Gelombang juga akan terjadi di Perairan Nias dan Mentawai, Perairan Enggano, Perairan Lampung Barat, dan Selat Sunda bagian selatan.
          
Selain itu, juga di perairan selatan Jawa, Laut Flores, perairan Nusa Tenggara, Laut Sawu, Laut Banda, perairan Sulawesi Tenggara, dan Laut Buru. Ada juga di laut Seram, Laut Maluku, Laut Sulawesi dan perairan Sulawesi Utara. Perairan Sangihe Talaud, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan Morotai, perairan Misool, perairan Sorong, perairan Biak, Teluk Cenderawasih dan perairan Utara Irian.     "Sementara gelombang antara 3 meter-5 meter berpotensi menghantam Laut Cina Selatan, Samudera Hindia Barat dan Laut Filipina," pungkasnya.(jpnn)


 
< Prev   Next >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Copyright © 2005 - Your Company Name - design my rockettheme.com spacer.png, 0 kB