| Bur-Aja Pastikan ke KPU 18 Februari |
|
|
|
| Tuesday, 16 February 2010 | |
|
Sambut Gembira Kehadiran Golkar Lapoaran : Irman Saleh Editor : Faisal Djalaluddin TERNATE— Di hari pertama pembukaan pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Ternate kemarin (15/2), KPUD Kota Ternate belum mengantongi berkas calon yang mendaftar. Baru dua kubu pasangan calon yang melapor ke KPUD Kota Ternate, terkait rencana mereka mendaftarkan pasangan calon. Dua kubu itu, pasangan calon Burhan Abdurahman-Arifin Djafar(BUR-AJA) dan pasangan calon independent Wahda Z Imam. Bur-Aja dijadwalkan ke mendaftar ke KPUD Kota Ternate pada Kamis (18/2). Sementara Wahda Z Imam, dijadwalkan mendaftar pada Rabu (17/2) besok. Abdullah juga mengungkapkan rencana pendaftaran pasangan calon Sidik Siokona dan Saiful Ahmad. Menurutnya, pasangan Sidik-Saiful juga berencana mendfaftar pada Rabu (17/2)besok. Namun karena bertepatan dengan jadwal pendaftaraan calon independent, KPUD meminta pasangan tersebut memilih waktu lain. “Jadi Sidik-Saiful belum ada penetapan waktunya,”ujarnya. Kubu Bur-_Aja sendiri menyambut gembira keputusan DPP Partai Golkar yang memberi rekomendasi ke pasangan Bur-Aja. Meski dengan beberapa partai sebelumnya, sudah memenuhi persyaratan pendaftaran pasangan calon, kubu Bur-Aja tetap menghargai keputusan Golkar. “Dukungan Partai Golkar terhadap Bur-Aja, satu kebanggaan tersendiri, walapun sebenarnya dari awal partai-partai pendukung Bur-Aja sudah memenuhi persyaratan untuk mengusung pasangan calon,” kata Koordinator Tim Sukses Bur-Aja Mubin A Wahid kepada Malut Post di kantor KPUD Kota Ternate, Senin (15/2). “Jadi kebanggaan karena kandidat kita dinilai terbaik dalam hasil survey yang dilakukan DPP Golkar. Ini berarti pasangan Bur-Aja dilihat terbaik,”imbuh Wahid. Politisi PPP ini mengaku tak menyangka kalau pasangan Bur-Aja menduduki urutan teratas melalui hasil survey yang dilakukan oleh partai Golkar. “Sangat luar biasa kalau hasil survey partai Golkar dinomisasi oleh Bur-Aja,”kata Mubin. Dia menambahkan, rekomendasi Partai Golkar ke Bur-Aja juga tidak terlepas dari sikap parpol-parpol pengusung Bur-Aja yang tetap terbuka dengan partai mana pun. “Yang paling penting sekarang adalah, bagimana kita memilih pemimpin yang tepat, supaya kota Ternate akan datang itu lebih baik,” ujarnya.(*) |
| Next > |
|---|


